Konsultasi Hukum

Ilustrasi IPO

Syarat dan Prosedur Perusahaan Lakukan Penawaran Umum/IPO

Syarat dan Prosedur Perusahaan Lakukan Penawaran Umum/IPO

Pertanyaan:

Pengasuh Konsultasi Hukum yang saya hormati, saya memiliki perusahaan bidang pertambangan batu bara dan nikel yang saya rasa sudah saatnya untuk menjadi perusahaan terbuka (Tbk) agar saya bisa mendapatkan tambahan dana, mohon pencerahannya apakah semua perusahaan bisa melakukan penawaran umum? agar menjadi perusahan terbuka dan bisakah saham saya tersebut dijual di Pasar Saham luar negeri?

Terima kasih atas pencerahannya.

Dimas di Bandung.

Jawaban:

Saudara Dimas di Bandung, terhadap pertanyaan Saudara, saya akan mencoba mengupas apa yang dimaksud dengan penawaran umum atau dikenal juga sebagai IPO (Initial Public Offering). Dalam Undang-undang Pasar Modal Pasal 15, Penawaran Umum adalah "kegiatan menawarkan efek (surat berharga komersial, surat utang, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan utang derivatif, kontrak berjangka atas efek) oleh emiten (perusahaan) kepada masyarakat sesuai dengan prosedur yang diatur dalam Undang-undang Pasar Modal", kegiatan penawaran tersebut dilakukan di wilayah Republik Indonesia.

Sebelum mengetahui prosedur apa yang harus ditempuh guna penawaran umum, perusahaan Saudara harus memenuhi syarat atau mempersiapkan (Tahap Persiapan) hal-hal sebagai berikut:

1. Perusahaan sudah beroperasi lebih dari 1 (satu) tahun dan harus menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), permodalan, akutansi dan keuangan yang tertib dan baik.

2. Memiliki aktiva bersih minimal Rp 5 Miliar dari laporan keuangan terakhir yang audited.

3. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna memperoleh persetujuan para pemegang saham untuk melakukan IPO.

4. Memilih penjamin emisi (Under writer) biasanya adalah Bank Investasi, Bnak Komersial, Pialang atau broker), karena berperan strategis dalam membantu perusahaan menawarkan efek.

5. Menyiapkan Legal Due Diligence (LDD) dan Legal Opinion (LO) serta Finance Due Diligence (FDD), ada 4 (empat Profesi penunjang pasar modal dalam hal ini yaitu konsultan hukum/lawyer, Akuntan Publik, Notaris dan penilai.

6. Lembaga Penunjang Pasar Modal pihak lain antara lain Perusahaan Sekuritas dan Biro Administrasi Efek, Kustodian, Wali Amanat (khusus penawaran sukuk/obligasi).

Tahap Pernyataan Pendaftaran

Singkatnya, pendaftaran perusahaan dilalui oleh sejumlah tahapan yang dimulai dari pendaftaran pada pihak OJK (dinyatakan pendaftaran Efektif) serta pengajuan pencatatan saham pada bursa efek kepada BEI. Setelah kedua hal tersebut dilakukan, OJK dan BEI pun melaksanakan diskusi terkait kelayakan dan pemenuhan segala pengajuan persyaratan. Apabila hasil menunjukkan penerimaan pengajuan maka perusahaan bisa mempersiapkan diri untuk bisa IPO dan beralih menjadi perusahaan go public.

Tahap Penawaran dan Pencatatan Saham

Setelah melewati rangkaian untuk bisa IPO, perusahaan pun memiliki agenda untuk melakukan penawaran perdana pada pasar primer terlebih dahulu. Jumlah lembar saham yang diperdagangkan pertama kali adalah minimal 150 juta lembar saham bagi perusahaan papan pengembangan serta sebanyak 300 juta lembar saham bagi perusahaan papan utama. Saham-saham yang telah selesai ditawarkan, selanjutnya akan dicatatkan pada bursa efek. Setelah penawaran dana selesai dilakukan, perusahaan pun resmi bergabung sebagai perusahaan go public (terbuka).

Untuk mempermudah pemahaman Saudara berikut saya lampirkan bagan atau skema penawaran umum di bursa.


Terhadap pertanyaan Saudara apakah bisa menjual saham di Pasar luar negeri,

Hal ini dimungkinkan, maka harus atau listed di bursa saham luar negeri, misalkan di bursa saham Wall Street New York, dll, sebagai contoh; perusahaan Indonesia di bidang sektor minyak dan gas bumi untuk pertama kalinya ditahun 2020 terdaftar dalam bursa saham terbesar di dunia, The New York Stock Exchange (NYSE), Wall Street, kota New York. Setelah melalui proses selama hampir satu tahun, perusahaan Indonesia Energy Corporation Limited berhasil melantai dan meyakinkan para investor asing untuk membeli saham dan berinvestasi ke Indonesia.

Demikian pencerahan yang dapat daya berikan semoga bermanfaat.


Meitha Wila Roseyani, SH, M.Hum

Advokat/Konsultan Hukum/Kurator

Sumber :
- Undang-undang Pasar Modal No 8 tahun 1995.
- Peraturan OJK Nomor 58/POJK.04/2017 tentang Ketentuan Umum Pengajuan Pernyataan Pendaftaran.



0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top