Keuangan

Aktivitas karyawan di salah satu pabrik di Jakarta, Jumat (20/9/2019). (Foto/Bisnis)

Kegiatan Dunia Usaha Tumbuh Positif pada Kuartal IV 2021

Kegiatan Dunia Usaha Tumbuh Positif pada Kuartal IV 2021

JAKARTA, SPOST.id - Bank Indonesia (BI) menyebut kegiatan dunia usaha pada kuartal IV tahun 2021 masih tumbuh positif. Hal ini tercermin dari Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha di mana nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 7,10 persen.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, mengatakan meski sedikit lebih rendah dari SBT sebesar 7,58 persen pada kuartal III 2021, namun meningkat dibandingkan dengan SBT sebesar -3,90 persen pada kuartal IV 2020.

"Peningkatan kinerja usaha terindikasi pada sektor Industri Pengolahan, Perdagangan, Hotel dan Restoran dan Pengangkutan, serta Komunikasi," kata Erwin dalam keterangannya, Jumat (14/1/2022).

Selain itu, peningkatan kinerja usaha itu juga didorong oleh meningkatnya permintaan sejalan dengan pelonggaran kebijakan pembatasan mobilitas di berbagai daerah, serta perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan libur akhir tahun.

Sedangkan untuk kapasitas produksi terpakai kuartal IV 2021 tercatat sebesar 72,60 persen, sedikit lebih rendah dari 73,30 persen pada kuartal sebelumnya, namun lebih tinggi dibandingkan dengan 71,96 persen pada kuartal IV 2020.

"Penggunaan tenaga kerja diindikasikan membaik meski masih dalam fase kontraksi. Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha terindikasi membaik dibandingkan dengan kondisi pada periode sebelumnya, baik dari aspek likuiditas maupun rentabilitas, didukung oleh akses pembiayaan yang lebih mudah," imbuh dia.

Pada kuartal I 2022, tambah Erwin, responden memprakirakan kegiatan usaha akan meningkat dengan SBT sebesar 9,39 persen. Peningkatan tersebut bersumber dari beberapa sektor utama yang mencatat kinerja positif.

"Terutama sektor Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan, sejalan dengan periode panen raya tanaman bahan makanan, serta sektor Industri Pengolahan seiring dengan prakiraan meningkatnya permintaan," katanya.


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top