Teknologi

Blood moon

Gerhana Bulan Total Blood Moon 15-16 Mei, Ini Link untuk Menontonnya

Gerhana Bulan Total Blood Moon 15-16 Mei, Ini Link untuk Menontonnya

JAKARTA, SPOST.id - Fenomena Gerhana Bulan Total atau Blood Moon bakal terjadi pada 15-16 Mei 2022, esok dan lusa.

Blood Moon adalah warna Bulan yang kemerahan. Kondidi ini berbeda dengan gerhana Bulan lainnya. Fenomena ini akrab disebut Gerhana Bulan Total.

Dipastikan tidak semua belahan Bumi dapat melihat fenomena gerhana bulan total tersebut. Karena semua tergantung pada zona waktu di wilayah masing-masing.

Fase awal gerhana diprediksi terjadi pada Minggu (15/5) pukul 22.28 EDT (Senin (16/5) pukul 09.28 WIB). Sementara super moon akan total terlihat pada Senin (16/5) pukul 12.11 EDT (Senin (16/5) pukul 11.11 WIB) dan berakhir sekitar pukul 01.55 EDT (12.55 WIB).

Ilmuwan spesialis gerhana Fred Espenak dikutip Space mengartikannya sebagai posisi bulan yang berada di titik terdekat dengan Bumi sehingga akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana terjadi.

Dikutip USA Today, super moon berarti bulan akan terlihat 7 persen lebih besar dan 15 persen lebih terang dari biasanya.

"Karena orbit bulan bukanlah lingkaran yang sempurna, bulan terkadang lebih dekat ke bumi daripada di waktu lain selama orbitnya," menurut NASA.

Wilayah Indonesia termasuk yang tidak bisa menyaksikan fenomena gerhana bulan total. Sebab saat itu terjadi, Indonesia menunjukkan waktu pagi hari.

Jangan khawatir, Anda masih bisa menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Total Blood Moon melalui siaran langsungnya di tautan https://www.youtube.com/watch?v=f3M6FSVRXWA

Pada penampakan pertamanya, gerhana bulan bisa dilihat jelas dari beberapa wilayah Timur Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Antartika, Eropa, Afrika dan Pasifik Timur.

Wilayah-wilayah tersebut menjadi saksi fase gerhana mulai dari awal sampai ketika bulan memasuki bayangan umbra (zona inti yang terhalang bayangan) bumi. Gerhana bulan total terjadi ketika bulan sepenuhnya terhalang bumi dari cahaya matahari.

Wilayah lain yang dapat menikmati fenomena gerhana bulan total yakni Selandia Baru, Eropa Timur dan Timur Tengah. Hanya saja, wilayah tersebut cuma bisa menyaksikan gerhana ketika bulan berada di bawah bayangan penumbra atau daerah yang masih agak terang yang belum sepenuhnya tertutup bayangan Bumi. (Jo)



0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top