Opini

Rombongan jemaah Haji Catatan perjalanan Haji (2)

Menuju Mekkah Penuh Suka Cita

Menuju Mekkah Penuh Suka Cita

Oleh: Muh Saekan Muchith

CJH Kloter 8 dari Kabupaten Kudus bersama rombongan calon haji (CHJ) daerah lain hari Jumat 17 Juni 2022 pukul 14.00 waktu Madinah melakukan perjalanan menuju kota suci Makkah setelah setelah melaksanakan ibadah sholat arbain di Madinah. Selamat tinggal Madinatun Munawaroh. Banyak kesan di kota Nabi ini. Masjid Nabawi yang besar, megah dan teduh. Payung-payung raksasa bermekaran di halaman masjid, dan para peziarah yang salat dan mengaji tertib di dalamnya.

Perjalanan menuju Makah diawali dengan mengambil miqat (niat) umroh wajib haji di Bir Ali dengan terlebih dahulu salat 2 rakaat di masjid itu. Di atas bus-bus dengan bentuk.dan warna cat yang seragam, kami berarak sambil terus berdoa safar dan banyak membaca istighfar.

Perjalanan kurang lebih enam jam di jalanan lebar nan mulus dengan sopir yang cekatan. Akhirnya lega, kami CJH kloter 8 masuk kota Makah. Kota kelahiran Nabi Muhammad saw ini lebih ramai daripada Madinah. Gedung-gedung tinggi menjulang. Lampu benderang menjadikan malam bagai siang. Para CHJ yang baru kali pertama menginjak kota ini terlihat terkagum-kagum. Subhanallah, mereka bergumam penuh takjub.

Setelah proses cek in di hotel, dilanjutkan tawaf dan sai serta tahalul. Setelah semua dilakukan, maka CJH total telah melaksanakan dua ibadah yaitu ibadah sunah salat arbain di Madjid Nabawi dan umrah wajib haji di Makah. Seremoni telah dimulai. Alhamdulillah.

Selanjutnya, hari-hari penantian. Para CJH menunggu puncak ibadah haji yang akan dilaksanakan pada 8-12 Dzulhijah 1443 H. Selama menunggu puncak ibadah haji di Arafah Muzdalifah dan Mina (Armusna) pada 8-12 Dzulhijjah semua CJH kami melakukan berbagai amalan ibadah sunah di Masjidilharam. Keluar masuk masjid tempat beribu pahala itu. Tak lupa keluar masjid menuju hotel menenteng air zamzam yang bisa di ambil dari bak-bak yang banyak tersedia di dalam masjid. Air nan jernih penuh berkah.

Para emak di siang hari banyak yang menyempatkan berbondong berbelanja untuk oleh-oleh. Kaki lima berseraj dengan berbagai barang dagangan di depan toko-toko dan hotel. Panas yang menyengat tak mereka rasakan. Banyak juga yang menyempatkan berselfi ria untuk kenangan. Sebagian gambar langsung dishare ke kerabat dan kawan di Tanah Air. "Sebagai penyambung rindu," kata seorang CHJ dengan wajah suka cita.

Semoga semua CJH selalu diberi kesehatan, kelancaran, dan keberkahan Allah SWT. Amien yra.


*Dr. Muh Saekan Muchith, dosen UIN Walisongo Semarang, CHJ dari Kabupaten Kudus.


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top