Opini

Ilustrasi Catatan Perjalanan Haji (3)

Awas, Sanksi Berat Bagi Haji Ilegal

Awas, Sanksi Berat Bagi Haji Ilegal

Oleh: Muh Saekan Muchith

SELAIN jumlah calon jamaah haji (CJH) yang lrbih dibandingkan biasanya, pelaksanaan haji tahun 2022 ini ada beberapa perbedaan jika dibandingkan dengan penyelenggaraan haji tahun-tqhun sebelum adanya pandemi Covid-19.

Selain pembatasan kuota yang cukup ketat, juga diwarnai dengan ketatnya pembatasan masuk Masjidil Haram terutama masuk ke sekitar ka'bah (baitullah) untuk melaksanakan thawaf. Yang boleh masuk area ka'bah (thawaf) hanya mereka yang berpakaian ihram. Itu pun harus memiliki surat izin atau rekomendasi dari maktab atau hotel yang disebut tasreh. Askar di sekitar Masjidil Haram benar-benar memgawasu dan memeriksa CJH.

CJH backpaker benar-benarntak terilhat bergerombol di tepian pagar masjid seperti yang terlihat pada masa lalu. Tas-tas yang bergelantungan di pagar juga tidak terlihat lagi. Jadi di sekitar Masjidil Haram kali ini terlihat lebih tertib dan rapi.

Pengetatan juga diberlskukan kepada CJH yang tidak memiliki izin (tasreh). Departemen Imigrasi Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi membuat aturan saksi bagi pelanggar yang berkaitan dengsn legalisasi CJH sebagai berikut:

Pertama, Pelanggaran I, mengangkut jamaah haji tanpa tasreh, sanksinya, denda paling besar SAR 100.000 ( seratus ribu real= setara 400 juta). penjara maksimal dua tahun. Mobil yang dipakai mengangkut jamaah ditahan selamanya.

Kedua, Pelanggaran II, jamaah haji lokal tanpa tasreh, sanksinya bagi warga asing di deportasi ke negara asal dan larangan masuk Arab Saudi selama 10 tahun.

Ketiga, Pelanggaran III, terlambat meninggalkan Arab Saudi setelah lewat waktu yang ditentukan, sanksinya, denda antara 15.000- 50.000 real atau kurungan penjara antara 3 - 6 bulan dan dideportasi ke negara asal.

Pada saat mau masuk wilayah Arafah akan dilakukan pengecekan dengan aplikasi. Bagi CJH yang tidak tercatat dalam data yang dimiliki muassasah dianggap sebagai haji ilegal. Bersiaplah menerima sanksi.

Semoga semua CJH selalu diberi kesehatan, kekuatan dan keberkahan. Amien yra.

*Dr Muh Saekan Muchith, dosen UIN Walisongo Semarang, tergabung dalan CJH Kabupaten Kudus, Jawa Tengah


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top