Nasional

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat memberi keterangan pada media di Cirebon, Selasa (14/12). ANTARA)

Menag Sebut Kurban Sunah Muakad, tak Perlu Dipaksakan Jika Tengah Wabah

Menag Sebut Kurban Sunah Muakad, tak Perlu Dipaksakan Jika Tengah Wabah

JAKARTA, SPOST.id - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan masyarakat terkait pelaksanaan kurban di tengah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak. Menurutnya hukum berkurban ialah sunah muakad sehingga tidak perlu dipaksakan jika situasinya tengah wabah PMK.

"Yang utama adalah perlu disampaikan hukum kurban itu adalah sunah muakad, sunah yang dianjurkan, jadi bukan wajib. Artinya jika dalam kondisi tertentu kurban ini tidak bisa dilaksanakan maka kita tidak boleh memaksakan akan dicarikan alternatif yang lain tentu saja," kata Gus Yaqut usai rapat internal dengan Presiden Jokowi, Istana Bogor, Kamis (23/6/2022).

Gus Yaqut tidak menjabarkan alternatif yang ia maksud. Namun ia memastikan pihaknya memiliki beberapa fatwa.

Politikus PKB itu memastikan akan menggandeng ormas Islam untuk menyampaikan informasi tersebut ke masyarakat.

"Dalam satu dua hari ini kita akan segera koordinasikan dengan ormas-ormas Islam agar bisa disampaikan kepada masyarakat, kepada publik apa hukumnya kurban dan bagaimana kurban dalam situasi seperti sekarang di mana wabah PMK ini sedang menjangkiti Indonesia," jelas Yaqut.

Gus Yaqut juga memastikan pihaknya akan mengikuti arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto terkait penanganan wabah PMK.

"Selebihnya kita akan mengikuti aturan-aturan nanti yang di oleh BNPB dan arahan Pak Menko Perekonomian," tutup Gus Yaqut.


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top