Ekonomi

Sri Mulyani

Tangani Wabah PMK, Sri Mulyani Siapkan APBN

Tangani Wabah PMK, Sri Mulyani Siapkan APBN

JAKARTA, SPOST.id - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bakal digunakan untuk menangani Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Dikutip Antara, wabah PMK saat ini tengah menyebar luas ke banyak hewan ternak di Indonesia.

"Apakah dari anggaran PCPEN (Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) atau tidak, sebetulnya kalau kita bicara secara logis tidak cocok-cocok amat kalau dikategorikan belanja PCPEN, tapi yang penting dari manapun, atau kita tagging apapun namanya, ini pasti ada dari APBN," katanya dalam konferensi pers daring APBN KiTa periode Juni 2022 yang dipantau di Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Dia menyebut sedang menghitung nilai yang akan disalurkan untuk menangani PMK bersama dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian dan Kementerian Pertanian (Kementan).

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah menyetujui pengadaan 29 juta dosis vaksin PMK bagi hewan ternak pada tahun 2022 ini dengan menggunakan dana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Di mana obat-obatan, tenaga penyuntik vaksin, dan mekanisme pengawasan pergerakan hewan ternak juga akan disiapkan oleh pemerintah, beserta penganggarannya.

Lalu, dia menjelaskan bahwa keberlanjutan anggaran PCPEN pada tahun 2023 mendatang akan bergantung pada pengendalian Covid-19.

"Kalau Covid-19 semakin terkendali, kita tidak cocok mengalokasikan atau membuat anggaran khusus PCPEN lagi. Tapi bukan berarti kita tidak siap menganggarkan Covid-19," ucapnya.

Namun, dia menyebut jika Covid-19 mengalami peningkatan atau terjadi penyebaran pandemi virus lain pada 2023, Isa memastikan pemerintah akan menyiapkan anggaran penangannya.

"Mungkin namanya bukan secara khusus PCPEN, tapi kita tetap akan siapkan untuk hadapi Covid-19," pungkasnya.



0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top