Metropolitan

Gunung sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. (REUTERS)

Wow, Timbunan Sampah di Bantargebang Sudah Setara Gedung 16 Lantai

Wow, Timbunan Sampah di Bantargebang Sudah Setara Gedung 16 Lantai

JAKARTA, SPOST.id - Tinggi timbunan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang telah mencapai 40 meter. Ketinggian itu setara dengan gedung 16 lantai.

Hal itu diketahui dari informasi di akun Instagram Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, @dkijakarta. Oleh karena itu, Pemprov DKI mengaku butuh Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara (FPSA) untuk meringankan beban TPS Bantargebang.

"Kondisi TPST Bantargebang saat ini sudah terisi 39 juta ton (80 persen dari kapasitas). Tinggi timbunan sampah capai 40 meter, setara gedung 16 lantai," demikian bunyi informasi akun @dkijakarta, sebagaimana dikutip CNN Indonesia, Selasa (28/6/2022).

Informasi tersebut melanjutkan, jumlah sampah yang masuk ke TPST Bantargebang masih sangat tinggi meski sudah dirapikan. Kondisi tersebut meningkatkan risiko longsor hingga kerusakan beberapa fasilitas pendukung seperti jalan hingga saluran air.

Oleh sebab itu, Pemprov DKI mengaku membutuhkan FPSA untuk meringankan beban TPST Bantargebang. FPSA dapat mengelola sampah di tingkat menengah dan pemrosesan akhir.

Selain itu, FPSA juga bisa mengolah banyak sampah dalam waktu singkat atau mereduksi volume sampah minimal 70 hingga 90 persen.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengungkapkan timbunan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mencapai 7.800 ton per hari.

Dengan timbunan sampah itu, Asep berkata kapasitas TPST Bantargebang hampir mencapai batas maksimal.

"Jumlah sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang saat ini mencapai 7.500-7.800 ton per harinya," kata Asep beberapa waktu lalu.

Perusahaan menjadi pihak yang menyumbang timbunan sampah cukup banyak. Ia menyebut sedikitnya ada 3.352 kawasan dan perusahaan yang terdaftar di Amdal dan Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL UPL) yang menyumbang sampah.


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top