Ekonomi

Warga melihat layar pergerakan saham pada gawainya di Jakarta, Kamis (24/2/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

IHSG Kamis (4/8/2022) Pagi Meroket 17,72 Poin

IHSG Kamis (4/8/2022) Pagi Meroket 17,72 Poin

JAKARTA, spost.id- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 17,72 poin atau 0,25 persen ke posisi 7.064,36, Kamis (4/8/2022) pagi.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,83 poin atau 0,38 persen ke posisi 1.003,78 seperti dilansir Antara pada Kamis (4/8/2022)

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (3/8/2022) sore ditutup naik mengikuti kenaikan bursa saham Asia, di tengah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

IHSG ditutup menguat 58,48 poin atau 0,84 persen ke posisi 7.046,64. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 11,34 poin atau 1,15 persen ke posisi 999,95.

"Indeks saham di Asia sore ini mayoritas ditutup naik sementara nilai tukar mata uang dolar AS melemah di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan China," tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Investor mempertimbangkan potensi dampak dari kunjungan Ketua House of Representatives (DPR) AS Nancy Pelosi ke Taiwan. Nancy Pelosi melanjutkan kunjungan kerjanya di Asia dengan mampir ke Taiwan sehingga memicu kemarahan Pemerintah China yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari teritori atau wilayahnya.

China mengumumkan uji tembak misil dan latihan militer di sekitar Taiwan setelah Nancy Pelosi menjadi pejabat AS tertinggi dalam 25 tahun yang mengunjungi Taiwan. China juga menghentikan penjualan pasir serta pembelian ikan dan sejumlah buah-buahan dari Taiwan.

Selama di Taiwan, Nancy Pelosi bertemu dengan Parlemen Taiwan hari ini dan dijadwalkan bertemu dengan Presiden Taiwan serta para aktivis Hak Asasi Manusia (HAM).

Dari sisi makroekonomi, data Caixin Services PMI China naik ke level 55,5 pada Juli, tertinggi sejak April 2021 dari level 54,5 pada bulan sebelumnya.

Di pasar komoditas, harga emas bergerak naik seiring dengan pelemahan nilai tukar dolar AS dan meningkatnya ketegangan antara AS dan China, serta kenaikan imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS.

Untuk nanti malam, investor mengantisipasi pengumuman hasil pertemuan OPEC+ dan rilis sejumlah data ekonomi AS seperti Factory Orders dan ISM Non-Manufacturing Index.

Dibuka melemah, IHSG tak lama menguat dan terus bergerak di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham. (ara)


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top