PEMILU/PILPRES 2024

Anggota KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Uslimin saat rapat pleno rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) priode Juli 2022 di aula kantor KPU Sulsel, Jalan Andi Pangeran Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (5/8/2022). ANTARA/HO/Dokumentasi KPU Sulsel.

KPU Sebut Pemilih di Sulsel Kini Bertambah 1.751 Orang

KPU Sebut Pemilih di Sulsel Kini Bertambah 1.751 Orang

MAKASSAR, spost.id- KPU Provinsi Sulawesi Selatan melansir hasil rapat pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PPDB) periode Juli 2022 untuk data Pemilu 2024 tercatat sebanyak 6.126.977 jiwa tersebar di 24 kabupaten kota.

"Jumlah ini meningkat dari bulan sebelumnya sebanyak 6.125.226 jiwa atau ada kenaikan 1.751 pemilih," ujar anggota KPU Sulsel, Uslimin di Makassar, Jumat.

Kenaikan jumlah pemilih tersebut, kata dia, karena terdapat selisih plus antara Pemilih Baru dan Pemilih Tidak Memenuhi Syarat atau TMS. Pemilih baru sepanjang periode Juli 2022 sebanyak 7.346 orang, dan Pemilih TMS sebanyak 5.595 orang.

Sedangkan untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) bertambah lima unit TPS di Kabupaten Bantaeng. Data sebelumnya 17.577 unit TPS, menjadi 17.582 unit TPS.

Ia menjelaskan, proses PDPB ini masih berlanjut hingga September 2022 atau masih ada sekitar dua bulan ke depan. Selanjutnya masuk dalam proses penyusunan Daftar Pemilih untuk Pemilu sesuai tahapan Peraturan KPU (PKPU) nomor 3 tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu 2024.

Selanjutnya, diawali dengan penyerahan data kependudukan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari pemerintah melalui Kemendagri dalam hal ini melalui Dirjen Dukcapil. Sesuai aturan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017, penyerahan DP4 dari pemerintah itu dilakukan 14 bulan sebelum Pemilu.

Dengan demikian, maka penyerahan DP4 akan berlangsung pada 14 Oktober 2022, mengingat Pemilu 2024 akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

Selanjutnya, DP4 dari Pemerintah tersebut akan disandingkan dengan DPB terakhir, untuk penyusunan A0, sebagai bahan pemutakhiran, pencocokan dan penelitian data penyusunan Data Pemilih.

"Seperti apa mekanisme pemutakhiran, pencocokan, dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pemilu 2024 usai 14 Oktober 2022 nanti, akan diatur secara detil melalui PKPU yang saat ini masih berproses di KPU RI," tuturnya menjelaskan.

Begitupula akan diatur tahap-tahapan penyusunan datanya mulai di tingkat PPS di tingkat Desa, Kelurahan, Lembang. dan PPK tingkat Kecamatan, tingkat KPU kabupaten kota dan KPU provinsi hingga nasional. (ant)


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top