Politik

Anggota Bawaslu Totok Hariyono (kanan) didampingi Ketua DKPP Muhammad (tengah) saat menjadi narasumber Rapat Koordinasi Penanganan Potensi Permasalahan Hukum Pada Tahapan Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPR dan DPD yang digelar KPU RI di Jakarta, Sabtu (6/8/2022)

Bawaslu Usut Temuan Nama 98 Anggota KPU Dicatut Kader Parpol

Bawaslu Usut Temuan Nama 98 Anggota KPU Dicatut Kader Parpol

JAKARTA, spost.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menelusuri informasi terkait temuan sebanyak 98 anggota KPU di sejumlah daerah diduga namanya dicatut sebagai kader partai politik.

"Sehingga kemudian kita masih mendatanya, menelusuri info-info awal tersebut untuk kami nanti jadikan, apakah ini temuan ataukah kemudian nanti temuan ini masuk pelanggaran administrasi atau pelanggaran hukum lainnya atau hukum pidana. Ini masih dalam penelusuran info awal," ucap Ketua Bawaslu Rahmat Bagja di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (7/8/2022).

Rahmat mengungkapkan apabila informasi tersebut valid maka BAWASLU akan memproses secepatnya. Nantinya akan dicari tahu apakah mereka masuk ke pidana atau tidak.

"Bisa jadi bahan temuan jika info ini benar, jika tidak benar maka proses itu berhenti. Jika benar maka kelanjutannya ini apa pelanggaran administrasi atau pelanggaran pidana," ucap Bagja.

"Jadi proses pidananya menyusul atau tidak nah ini kita akan lihat, apa emang ada indiskasi kesengajaan atau jangan-jangan yang bersangkutan ikut mendaftar secara sukarela, kan kita belum tahu kasus posisinya seperti apa," lanjutnya.

Selain itu, Rahmat juga menegaskan bahwa informasi ini perlu ditelusuri oleh partai politik yang terintegrasi.

"Yang akan merepotkan nanti mengenai penyelenggaraan pemilu yang adhoc, ini menarik lagi," kata Bagja.

"Apalagi proses adhoc akan mulai ya November 2022 sehingga kemudian jika dalam beberapa temuan juga diindikasikan hal tersebut maka tentu kami akan melakukan penelusuran," sambungnya.

Sebelumnya, KPU menemukan puluhan anggota KPU Daerah yang tercatut menjadi kader parpol. Saat ini jumlahnya sudah mencapai 98 orang.

"Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh berbagai KPU Provinsi kepada Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI per pukul 19:08 WIB, 4 Agustus 2022, ada 98 orang penyelenggara pemilu di daerah yang telah menyampaikan pengaduan bahwa nama-nama mereka ada di dalam daftar keanggotaan partai politik yang ada di dalam aplikasi SIPOL," ujar Ketua Divisi Bidang Teknis KPU Idham Holik dalam keterangannya, Jumat (5/8).

Mereka terdiri dari komisioner dan sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota sejumlah daerah. Padahal menurut pengakuan yang bersangkutan tidak pernah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Politik atau tidak pernah mengajukan diri menjadi anggota partai politik.

"Ke-98 orang tersebut tersebar di 22 provinsi dengan rincian 4 orang personalia sekretariat KPU Provinsi unsur PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri), 22 orang komisioner KPU Kabupaten/Kota, dan 72 orang personalia sekretariat KPU Kabupaten/Kota, di antaranya terdapat 80% berasal dari PPNPN," pungkas Idham. (jri)


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top