Nasional

Hasnaeni Moein / Foto: Instagram

Kenapa Hasnaeni Moein DIjuluki Wanita Emas? Ini Profil dan Faktanya

Kenapa Hasnaeni Moein DIjuluki Wanita Emas? Ini Profil dan Faktanya

JAKARTA, spost.id- Hasnaeni Moein histeris saat dijemput paksa petugas untuk dibawa menuju mobil tahanan. Tersangka kasus korupsi itu bahkan berpura-pura sakit untuk menghindari hukuman yang sudah menantinya.

Hasnaeni Moein atau yang dikenal Wanita Emas, tersandung kasus penyelewengan dalam penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Hasnaeni Moein?

Pemilik nama asli Mischa Hansaeni Moein itu dijuluki Wanita Emas sesuai dengan partai yang didirikannya yakni Parta Emas. Hasnaeni juga menjabat sebagai Ketua Umum.

Partai Emas merupakan singkatan dari Partai Era Masyarakat Sejahtera. Menurut Hasnaeni, emas merupakan simbol dari kesejahteraan. Ia mengaku senang dipanggil Wanita Emas dengan harapan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat luas.

Hasnaeni mengaku julukan tersebut sudah dia gunakan sejak mencoba maju dalam Pilkada Tangerang Selatan tahun 2010. Meski batal melangkah, Hasnaeni tetap setia menggaungkan jargon Era Masyarakat Sejahtera.

Ditangkap Kejaksaan Agung

Namun, perjalanan karirnya di dunia politik harus terhenti karena Hasnaeni terjerat korupsi PT Waskita Beton Precast.

Pada Kamis (22/9/2022), Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Hasnaeni Moein terkait kasus korupsi yang merugikan negara sebesar Rp2,5 triliun. Saat itu ia sedang menjabat sebagai Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical.

Biodata Hasnaeni Moein

Nama: Mischa Hasnaeni Moein

Julukan: Wanita Emas

Tempat, tanggal lahir: Makassar, 17 Juli 1976

Agama: Islam

Pendidikan

S1 Fakultas Ekonomi Universitas Krisna Dwipayana (1996-2000)

S2 Magister Manajemen, Universitas Krisna Dwipayana (2000-2012)

S3 Program Doktor Ilmu Ekonomi, Universitas Merdeka Malang (2013-)

Karier

Komisaris PT. Misi Mulia Production (Production house) (2003-2006)

Komisaris PT. Misi Mulia Petronusa (2007)

Wakil Bendahara Umum Partai Hanura (2008)

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Partai Demokrasi Kebangsaan (2009)

Pengurus Harian DPP Partai Demokrat


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top