PEMILU/PILPRES 2024

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Padang Firdaus Yusri (ANTARA/HO Dokumen Pribadi)

Bawaslu Padang Catat Sudah Ada 500 Pendaftar Calon Anggota Panwascam

Bawaslu Padang Catat Sudah Ada 500 Pendaftar Calon Anggota Panwascam

PADANG, spost.id- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Padang, Sumatera Barat, mencatat lebih dari 500 orang mendaftar sebagai calon anggota panitia pengawas pemilu kecamatan untuk mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 di daerah setempat.

"Hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan sesuai aturan pembukaan pendaftaran calon anggota panwaslu dibuka sejak dua bulan sebelum tahapan pemilu dimulai," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Padang Firdaus Yusri di Padang, Selasa.

Menurut Yusri, kebutuhan calon anggota panitia pengawas pemilu (panwaslu) di Kota Padang sebanyak 33 orang yang akan disebar pada 11 kecamatan.

"Alhamdulillah untuk peserta yang mendaftar cukup banyak dan keterwakilan perempuan juga lebih dari batas yang ditetapkan regulasi," katanya.

Setelah pendaftaran ini, Bawaslu Padang akan melakukan tahapan selanjutnya berupa penelitian berkas pelamar yang berisi persyaratan administrasi.

Bawaslu akan membuka ruang kepada publik selama masa sanggah untuk memberi masukan terkait para calon anggota panwaslu kecamatan yang lolos seleksi ini, apakah berafiliasi dengan partai politik tertentu dan dugaan melanggar aturan lainnya.

Yusri menambahkan lembaganya juga akan mencocokkan data pendaftar dengan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) untuk memastikan mereka bukan anggota parpol dan nantinya diklarifikasi langsung kepada pendaftar.

"Tahapan akan terus berjalan hingga nanti terpilih 33 orang dan dilantik pada 28 Oktober 2022," katanya.

Panwaslu kecamatan nantinya bekerja selama tahapan pemilu legislatif dan pemilu presiden. Setelah itu, Bawaslu Padang akan melakukan evaluasi terhadap mereka, apakah bisa diperpanjang hingga Pilkada 2024.

"Mereka akan bekerja sekitar 22 bulan hingga tahapan pemilu usai dan untuk honorarium mereka memang meningkat dari pemilu sebelumnya," tambahnya tanpa merinci honorarium panwaslu.

Yusri berharap melalui perekrutan ini akan menghasilkan anggota panwaslu kecamatan yang berintegritas dan mampu bekerja sesuai pedoman yang ada.

"Jika ada pelanggaran etik yang mereka lakukan saat menjadi anggota panwaslu kecamatan akan diproses di Bawaslu Kota Padang sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top