Internasional

Duta Besar Indonesia untuk UEA, Husin Bagis (berpeci) berfoto bersama dengan pejabat Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional UEA usai serah terima gedung KBRI baru di Abu Dhabi, Selasa (22/11). (KBRI Abu Dhabi)

Hore! Indonesia Dapat Hibah Gedung KBRI dari Uni Emirat Arab

Hore! Indonesia Dapat Hibah Gedung KBRI dari Uni Emirat Arab

ABU DHABI, spost.id- Indonesia secara resmi menerima hibah gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Uni Emirat Arab (UEA) yang diserahkan oleh Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional UEA di Abu Dhabi, Selasa (22/11).

"Hibah gedung KBRI dan Wisma Duta Besar ini merupakan simbol hubungan persaudaraan dan kerja sama yang erat antara Indonesia dan UEA. Semua sudah disediakan dan kita hanya perlu membawa komputer saja, kami betul-betul berterima kasih kepada Pemerintah UEA atas hibah ini," ujar Dubes RI untuk UEA, Husin Bagis dalam keterangannya, Kamis.

Gedung baru KBRI untuk UEA ini dibangun di atas luas tanah 5.574,18 m2 dengan luas bangunan 5.177,51 m2, terbagi atas empat bangunan, yakni pelayanan konsuler, kantor, resepsionis, serta Wisma Duta Besar RI yang seluruhnya berada di 'Embassy Area' atau kompleks kedutaan negara-negara asing di kawasan Mushriff, Abu Dhabi.

Baca Juga: Soal Masjid Raya Sheikh Zayed, Presiden Jokowi: Simbol Persaudaraan Indonesia dan UEA

Penyerahan gedung yang merupakan hibah sepenuhnya dari pemerintah UEA ini lagi-lagi menambah rentetan bukti kedekatan antar dua negara.

Menurut Husin, desain gedung sudah memuat kebutuhan KBRI di Abu Dhabi hingga 20 tahun ke depan, modern dan bisa dijadikan percontohan pembangunan kantor Perwakilan RI di seluruh dunia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo dan Presiden UEA Mohamed Bin Zayed (MBZ), bersama-sama melakukan peletakan batu pertama di lokasi pembangunan gedung KBRI ini pada 12 Januari 2020. Proses konstruksi dimulai pada Februari 2020, rampung pada Agustus 2022 dan diresmikan dan diserahkan pada November 2022.

Baca Juga: Proyek Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo Telan Rp 312 M, Ditanggung UEA

Selain hibah gedung KBRI di Abu Dhabi, kedekatan Jokowi dan MBZ juga tergambar dari bukti-bukti lainnya, seperti nama jalan di salah satu ruas utama Abu Dhabi yang diberi nama 'President Joko Widodo Street' serta pembangunan sebuah masjid yang juga diberi nama presiden Indonesia itu. Masjid dengan kapasitas hingga 3.000 jemaah ini diproyeksikan rampung pada Februari 2023.

Sementara di Indonesia, selain menamai jalan tol layang Jakarta-Cikampek dengan nama Mohamed Bin Zayed (MBZ), Jokowi dan Presiden UEA pada 14 November 2022 meresmikan Masjid Raya Syekh Zayed di Solo. Masjid ini merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque yang ada di Abu Dhabi.

Editor: Bintang Fajri

Sumber: ANTARA





Dapatkan update berita terbaru dan breaking news secepat kilat setiap hari hanya di KILAT.com


0 Comments

BERITA TERKAIT

To Top